Pernahkah kamu dengar soal job kaigo di Jepang? Kalau bahas peluang kerja di Jepang, kebanyakan orang langsung membayangkan pabrik, konstruksi, atau pengolahan makanan. Padahal, job kaigo di sana gak kalah banyak butuh tenaga kerja asing!
Padahal saat ini, salah satu sektor yang paling banyak membuka peluang bagi tenaga kerja asing justru berasal dari bidang perawatan lansia. Tidak heran jika job kaigo di Jepang menjadi salah satu pekerjaan yang terus dicari dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, apa sebenarnya yang membuat Jepang begitu membutuhkan banyak tenaga kerja Kaigo?
Jumlah Lansia Jepang Terus Bertambah
Penyebab utamanya berhubungan dengan perubahan struktur penduduk Jepang. Jepang saat ini termasuk negara dengan populasi lansia terbesar di dunia. Data pemerintah Jepang menunjukkan hampir 30% penduduknya berusia 65 tahun ke atas. Sementara itu, jumlah warga berusia 75 tahun ke atas juga terus meningkat setiap tahunnya.
Semakin banyak lansia berarti semakin besar kebutuhan layanan perawatan sehari-hari. Mulai dari membantu makan, mandi, berjalan, hingga pendampingan aktivitas harian. Inilah alasan mengapa job kaigo di Jepang terus dibutuhkan dalam jumlah besar.
Krisis Tenaga Kerja di Jepang Semakin Terasa
Masalahnya, jumlah lansia yang bertambah tidak diimbangi dengan jumlah tenaga kerja muda. Selama puluhan tahun Jepang menghadapi angka kelahiran yang rendah. Akibatnya, jumlah penduduk usia produktif terus menurun dan banyak industri mulai kesulitan mencari pekerja.
Kondisi ini menciptakan krisis tenaga kerja di Jepang yang cukup serius, terutama di sektor perawatan lansia.
Menurut proyeksi pemerintah Jepang, sektor Kaigo diperkirakan masih kekurangan sekitar 250.000 pekerja pada tahun 2026. Bahkan angka tersebut berpotensi meningkat hingga sekitar 570.000 pekerja pada tahun 2040 jika kebutuhan terus bertambah.
Karena itulah banyak fasilitas perawatan lansia mulai membuka kesempatan lebih luas bagi tenaga kerja asing.
Pekerja Asing Jadi Bagian Solusi
Untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja, Jepang membuka berbagai jalur masuk bagi pekerja asing seperti Tokutei Ginou (SSW), EPA, hingga program pendidikan Kaigo.
Indonesia menjadi salah satu negara yang cukup banyak menyuplai tenaga kerja ke sektor ini. Selain dikenal rajin bekerja, pekerja Indonesia juga dinilai memiliki karakter ramah dan peduli terhadap lansia.
Namun bekerja di bidang Kaigo tidak hanya mengandalkan tenaga fisik. Pekerja juga harus memiliki kemampuan bahasa Jepang, komunikasi yang baik, kesabaran, dan empati tinggi.
Kesempatan Kerja yang Masih Terbuka Lebar
Melihat kondisi penduduk Jepang saat ini, kesempatan kerja job kaigo diperkirakan masih akan terbuka dalam jangka panjang.
Karena itu, bagi kamu yang ingin bekerja di Jepang dan senang membantu orang lain, bidang Kaigo bisa menjadi pilihan karier yang layak dipertimbangkan. Selain memiliki peluang kerja besar, pekerjaan ini juga memberi pengalaman berharga dalam mendampingi dan membantu para lansia menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman.
Kredit Gambar: Diabetes Care/Flickr