Banyak orang mengira kunci sukses bekerja di Jepang hanyalah menguasai bahasa Jepang. Padahal kenyataannya, perusahaan di Jepang juga sangat memperhatikan sikap dan cara seseorang bekerja.
Kemampuan teknis memang penting, tetapi kemauan belajar, disiplin, dan kemampuan bekerja sama sering kali menjadi nilai tambah yang membuat seseorang lebih mudah beradaptasi.
Kalau kamu berencana bekerja atau magang di Jepang, berikut lima sikap yang sebaiknya mulai dibiasakan sejak sekarang.
1. Disiplin dan Menghargai Waktu
Salah satu hal yang paling dikenal dari budaya kerja Jepang adalah kedisiplinan. Datang tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal, dan menepati janji merupakan bentuk tanggung jawab terhadap rekan kerja maupun perusahaan.
Tidak harus selalu datang jauh lebih awal, tetapi usahakan sudah siap bekerja sebelum jam kerja dimulai agar tidak mengganggu aktivitas tim.
2. Mau Terus Belajar dan Menerima Arahan
Banyak perusahaan Jepang lebih menyukai karyawan yang memiliki kemauan belajar dibanding merasa sudah bisa semuanya.
Sebagai karyawan baru, kamu akan menerima banyak arahan dari senior atau atasan. Sikap mau mendengarkan, bertanya saat belum paham, dan berusaha memperbaiki diri biasanya lebih dihargai daripada berpura-pura mengerti.
Semangat untuk terus berkembang juga sejalan dengan budaya kaizen, yaitu melakukan perbaikan sedikit demi sedikit secara berkelanjutan.
3. Komunikasi dengan Jujur dan Bertanggung Jawab
Di tempat kerja Jepang, komunikasi bukan hanya soal berbicara dengan sopan. Karyawan juga diharapkan membiasakan diri untuk melaporkan perkembangan pekerjaan, memberi informasi jika ada perubahan, dan berkonsultasi ketika menemui kesulitan. Prinsip ini dikenal sebagai Hourensou (Houkoku, Renraku, Soudan).
Jika melakukan kesalahan, jangan mencoba menutupinya. Melaporkan masalah lebih awal justru membantu tim menemukan solusi lebih cepat.
4. Menghormati Orang Lain dan Menjaga Kerja Sama Tim
Budaya kerja Jepang sangat menghargai kerja sama. Mengucapkan salam, bersikap sopan, menghargai senior maupun rekan kerja, serta menjaga hubungan yang baik akan membuat proses bekerja menjadi lebih nyaman.
Di beberapa perusahaan tradisional, hubungan antara senior (senpai) dan junior (kohai) masih cukup terasa. Namun yang paling penting adalah menunjukkan rasa hormat kepada semua orang, tanpa memandang jabatan.
5. Siap Beradaptasi dengan Lingkungan Baru
Bekerja di Jepang berarti memasuki lingkungan dengan budaya, kebiasaan, dan cara kerja yang mungkin berbeda dari Indonesia.
Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu sikap yang sangat penting. Tidak semua kebiasaan kerja di Jepang akan sama dengan yang kamu kenal sebelumnya. Semakin terbuka untuk belajar dan menyesuaikan diri, semakin mudah pula kamu diterima di lingkungan kerja.
Sikap yang Baik Sama Pentingnya dengan Kemampuan
Belajar bahasa Jepang memang menjadi bekal utama sebelum berangkat. Namun sikap yang positif sering kali menjadi faktor yang menentukan apakah seseorang bisa berkembang selama bekerja di Jepang.
Disiplin, kemauan belajar, komunikasi yang baik, rasa hormat kepada orang lain, dan kemampuan beradaptasi adalah bekal yang bisa mulai dilatih sejak sekarang. Dengan fondasi tersebut, peluang untuk sukses bekerja dan membangun karier di Jepang akan semakin terbuka.
Kredit Gambar: sidney zou/Unsplash