Kembali Ke Blog
kerja Jepang Jul 21, 2026 101 Views

Wajib Tahu Panduan Pekerja Kaigo Saat Gempa Terjadi di Jepang, Berikut Penjelasannya!

A
Ayaka Author
Penulis Resmi AJC
Wajib Tahu Panduan Pekerja Kaigo Saat Gempa Terjadi di Jepang, Berikut Penjelasannya!

Mempelajari panduan pekerja kaigo sebelum ke Jepang itu wajib. Salah satu panduan yang penting adalah saat menghadapi bencana! Bekerja sebagai kaigo di Jepang tidak hanya membutuhkan kemampuan merawat lansia. Kamu juga harus siap menghadapi berbagai kondisi darurat, juga.

Akibat Jepang termasuk negara yang sering mengalami gempa, panduan pekerja kaigo menjadi pengetahuan penting yang wajib dipahami sebelum mulai bekerja.

Berbeda dengan masyarakat umum yang cukup menyelamatkan diri sendiri, pekerja kaigo memiliki tanggung jawab untuk membantu melindungi para lansia yang sedang dirawat. Lalu, apa saja yang harus dilakukan saat gempa terjadi?

Pertama, Tetap Tenang dan Jangan Membuat Lansia Panik

Saat guncangan mulai terasa, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan dari petugas justru dapat membuat lansia ikut merasa takut, terutama penghuni yang mengalami demensia.

Berbicaralah dengan suara yang jelas dan menenangkan. Beri tahu bahwa gempa sedang terjadi dan minta mereka tetap berada di tempat sampai situasi lebih aman.

Kedua, Lindungi Lansia dari Benda yang Berpotensi Jatuh

Prioritas utama dalam panduan kondisi gempa di panti lansia Jepang adalah melindungi penghuni dari bahaya di sekitarnya. Kamu diharapkan menganalisa kondisi sekitar kamu dan lansia untuk mencari potensi bahaya.

Kalau memungkinkan, jauhkan lansia dari jendela, lemari tinggi, atau rak yang berisiko roboh. Jika menggunakan kursi roda, segera aktifkan rem agar kursi tidak bergerak saat terjadi guncangan. Bila tersedia meja yang kokoh, lindungi kepala lansia dari benda yang dapat jatuh.

Ketiga, Jangan Langsung Melakukan Evakuasi

Banyak orang mengira harus segera berlari keluar ketika gempa terjadi. Padahal, tindakan tersebut justru dapat membahayakan.

Tunggu hingga guncangan utama mereda terlebih dahulu. Setelah kondisi lebih aman, lakukan tata cara evakuasi gempa di Jepang sesuai prosedur yang berlaku di fasilitas tempat kamu bekerja. Evakuasi lansia dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan kepanikan.

Keempat, Pastikan Semua Lansia Dalam Kondisi Aman

Setelah gempa berhenti, segera periksa kondisi seluruh penghuni. Pastikan tidak ada yang terjatuh, terluka, atau tertinggal di kamar mandi, ruang terapi, maupun area lain. Pemeriksaan jumlah penghuni merupakan langkah penting agar seluruh lansia dapat dievakuasi dengan aman bila diperlukan.

Kelima, Ikuti Arahan Fasilitas dan Hindari Menggunakan Lift

Setiap panti lanista di Jepang memiliki prosedur darurat yang harus diikuti seluruh petugas. Dengarkan instruksi dari penanggung jawab fasilitas dan gunakan jalur evakuasi yang telah ditentukan. Hindari memakai lift karena listrik dapat padam sewaktu-waktu setelah gempa. Gunakan tangga apabila memang harus berpindah ke area yang lebih aman.

Keenam, Siapkan Diri Menghadapi Kondisi Darurat Berikutnya

Gempa besar sering diikuti gempa susulan. Maka dari itu, pekerjaan belum selesai setelah guncangan pertama berhenti. Pastikan kamu siap hadapi segala situasi bahaya lanjutan yang bisa tiba-tiba datang.

Petugas kaigo biasanya akan membantu menyiapkan kebutuhan darurat seperti obat-obatan, air minum, perlengkapan medis, hingga dokumen penting penghuni apabila sewaktu-waktu harus dilakukan evakuasi lebih lanjut.

Memahami panduan pekerja kaigo bukan hanya membantu menjaga keselamatan diri, tetapi juga melindungi para lansia yang menjadi tanggung jawabmu. Kalau kamu bercita-cita bekerja merawat lansia, pastikan ikuti panduan pekerja kaigo selama di Jepang. Semoga informasi ini berguna bagi kamu yang tertarik job kaigo di Jepang!

Kredit Gambar: Wikipedia

 

Bagikan Artikel Ini