Kembali Ke Blog
Tentang Jepang Sep 16, 2026 140 Views

Lansia Usia 100 Tahun di Jepang Tembus Angka 100 Ribu, Apa Rahasia Panjang Umur Mereka?

A
Ayaka Author
Penulis Resmi AJC
Lansia Usia 100 Tahun di Jepang Tembus Angka 100 Ribu, Apa Rahasia Panjang Umur Mereka?

Lansia usia 100 tahun di Jepang akhirnya menembus angka 100 ribu orang. Per 1 September 2026, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang mencatat ada 107.677 orang berusia 100 tahun atau lebih, naik 7.914 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi rekor baru sekaligus kenaikan selama 56 tahun berturut-turut.

Hal yang menarik, sekitar 87,6% di antaranya adalah perempuan. Artinya, dari setiap 10 orang Jepang yang mencapai usia 100 tahun, hampir 9 orang merupakan perempuan. Lalu, sebenarnya apa yang membuat para lansia Jepang bisa berumur sepanjang itu?

Lansia Usia 100 Tahun di Jepang Memang Banyak Diteliti

Ternyata Jepang tidak hanya mencatat jumlah lansia, tetapi juga mencoba mencari tahu bagaimana seseorang bisa tetap sehat sampai usia sangat tua.

Salah satu penelitian penting dilakukan Keio University melalui Japanese Semi-Supercentenarian Study. Penelitian ini secara khusus mempelajari orang yang mencapai usia 105 tahun bahkan 110 tahun karena kelompok tersebut sangat langka.

Hasilnya cukup menarik. Peneliti menemukan bahwa kemampuan mempertahankan kondisi tubuh yang sehat, termasuk mengendalikan peradangan kronis, berkaitan dengan peluang bertahan hidup, kemampuan fisik, dan fungsi kognitif pada usia sangat lanjut. Jadi, rahasia panjang umur ternyata tidak bisa disimpulkan sederhana dari satu aspek saja!

Makanan dan Aktivitas Fisik Memang Berperan

Pola hidup sehari-hari tetap menjadi bagian penting dari faktor pendukung orang Jepang umur panjang. Dalam keseharian orang Jepang, makanan dan aktivitas adalah contohnya!

Penelitian terhadap lansia Jepang menunjukkan bahwa pola makan yang lebih seimbang, aktivitas fisik, dan interaksi sosial memiliki hubungan dengan risiko disabilitas yang lebih rendah. Bahkan, kombinasi ketiganya memberikan manfaat yang lebih besar dibanding hanya memperhatikan salah satu kebiasaan saja.

Penelitian terbaru di Jepang juga menemukan bahwa pola makan yang tidak seimbang berkaitan dengan risiko frailty, yaitu kondisi ketika kekuatan dan kemampuan tubuh lansia mulai menurun.

Namun, bukan berarti setiap orang yang rajin jalan kaki dan makan makanan Jepang pasti akan hidup sampai 100 tahun. Genetik, kondisi kesehatan, lingkungan, akses kesehatan, serta kebiasaan hidup selama puluhan tahun juga ikut menentukan.

Kenapa Perempuan Lebih Banyak Mencapai Usia 100 Tahun?

Dominasi perempuan pada kelompok ini juga bukan fenomena yang muncul tiba-tiba. Secara umum, perempuan Jepang memang memiliki harapan hidup lebih panjang daripada laki-laki. Karena itu, ketika usia semakin tua, jumlah perempuan yang berhasil mencapai usia ekstrem juga semakin besar.

Penelitian terhadap supercentenarian bahkan menemukan karakteristik biologis tertentu yang berbeda dari proses penuaan pada orang biasa. Salah satunya adalah kemampuan mempertahankan kondisi biologis tubuh yang lebih sehat pada usia sangat lanjut.

Jadi, ketika melihat jumlah lansia di Jepang yang terus meningkat, kita sebenarnya sedang melihat hasil dari proses panjang yang melibatkan kesehatan, gaya hidup, faktor biologis, dan kondisi sosial.

Pada akhirnya, penelitian Jepang belum menemukan satu "resep rahasia" yang menjamin seseorang bisa hidup sampai 100 tahun. Namun, semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa umur panjang kemungkinan merupakan hasil dari kombinasi pola hidup sehat dan kemampuan tubuh mempertahankan fungsi biologisnya dalam waktu sangat lama.

Sekarang, dengan lebih dari 107 ribu lansia usia 100 tahun di Jepang, negara tersebut menjadi salah satu tempat paling menarik untuk mempelajari bagaimana manusia bisa menua dengan lebih sehat.

Walaupun banyak lansia sehat, kamu wajib tahu kalau demografi di Jepang kekurangan anak muda yang mengurus mereka. Maka dari itu, Jepang banyak menyerap tenaga kerja asing demi isi kekurangan pekerja kaigo. Kalau kamu mau memanfaatkan kesempatan kerja ke Jepang tersebut, sekarang waktu yang tepat untuk persiapan di Ayaka Jossei Center!

Bagikan Artikel Ini