Pengendara WNA di Jepang bertambah seiring meningkatnya jumlah warga asing dan wisatawan yang datang ke Jepang. Kondisi ini membuat semakin banyak orang asing beraktivitas di jalan raya Jepang, termasuk menggunakan kendaraan untuk bekerja, bepergian, maupun berwisata.
Jepang sendiri mencatat jumlah penduduk asing mencapai lebih dari 4 juta orang pada akhir 2025. Sementara itu, jumlah wisatawan asing sepanjang tahun yang sama juga mencapai rekor baru. Semakin banyak orang asing berada di Jepang, semakin besar pula kebutuhan untuk memahami aturan lalu lintas yang berlaku.
Pengendara WNA di Jepang Bertambah, Kecelakaan Ikut Menjadi Perhatian
Pertumbuhan pengguna kendaraan asing bukan hanya soal semakin ramainya jalan raya. Kecelakaan kendaraan di Jepang yang melibatkan pengemudi asing juga menjadi perhatian pemerintah.
Pada 2025 tercatat 587 kecelakaan yang menyebabkan kematian atau luka serius, dengan pengemudi asing dinilai bersalah atau sebagian besar bersalah. Angka ini meningkat dari 392 kasus pada 2015.
Namun, angka tersebut tidak berarti seluruh pengemudi asing memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi. Jumlah orang asing yang tinggal dan beraktivitas di Jepang juga mengalami peningkatan dalam periode yang sama.
Karena itu, persoalannya bukan sekadar jumlah kecelakaan. Jepang juga perlu memastikan setiap orang asing yang mengemudi memahami aturan dan kebiasaan berkendara yang berlaku di negara tersebut.
Edukasi Jadi Bagian dari Solusinya!
Jepang tidak hanya merespons persoalan ini dengan penindakan. Edukasi kepada pengemudi asing juga semakin diperhatikan, termasuk informasi mengenai aturan berkendara, penggunaan jalan tol, larangan mengemudi setelah minum alkohol, hingga kewajiban memberikan jalan kepada pejalan kaki.
Hal ini penting karena seseorang yang terbiasa berkendara di negara asal belum tentu langsung memahami seluruh aturan di Jepang. Bahkan, akses kendaraan di Jepang memiliki ketentuan dan kebiasaan yang perlu dipelajari sejak awal.
Bagi WNI yang berencana bekerja di Jepang, memahami lalu lintas sebaiknya menjadi bagian dari persiapan sebelum berangkat. Bukan hanya agar tidak terkena pelanggaran, tetapi juga untuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Semakin banyak orang asing tinggal dan bekerja di Jepang, kebutuhan edukasi seperti ini akan semakin penting. Karena itu, memahami aturan berkendara sejak awal menjadi langkah sederhana yang perlu dilakukan ketika pengendara WNA di Jepang bertambah.
Nah, para WNI yang mau ke Jepang besok, perhatikan hal ini. Kalau ingin lebih tahu soal aturan dan kondisi terkini kerja di Jepang, Ayaka Jossei Center akan arahkan kamu. Pendidikan di sini mengarah pada kesiapan peserta gak sekedar kerja, tapi hidup mudah adaptasi di Jepang juga!
Kredit Gambar: Siborey Sean/Unsplash