Kembali Ke Blog
Bahasa Jepang Oct 03, 2026 105 Views

Kata Serapan Inggris di Bahasa Jepang, Kok Pengucapannya Bisa Berubah Jauh?

A
Ayaka Author
Penulis Resmi AJC
Kata Serapan Inggris di Bahasa Jepang, Kok Pengucapannya Bisa Berubah Jauh?

Kata serapan Inggris di bahasa Jepang ternyata bisa membuat komunikasi menjadi sedikit unik. Kita mungkin mengira ketika sebuah kata Inggris masuk ke bahasa Jepang, pengucapannya akan tetap mirip dengan bahasa aslinya. Namun, kenyataannya tidak selalu begitu.

Ambil contoh sederhana seperti box. Dalam bahasa Jepang, kata ini menjadi ボックス (bokkusu). Bagi orang Indonesia, mungkin masih mudah menebak bahwa itu adalah “box”. Namun, bagi orang yang terbiasa dengan bahasa Jepang, bentuk dan bunyi tersebut sudah menjadi bagian dari kosakata Jepang.

Bukan Sekadar Bahasa Inggris yang Dibaca dengan Aksen Jepang

Bahasa Jepang memiliki sistem bunyi yang berbeda dari bahasa Inggris. Karena itu, ketika kata asing masuk ke dalam bahasa Jepang, bunyinya harus disesuaikan dengan pola pengucapan bahasa Jepang.

Akibatnya muncul berbagai bentuk seperti hotel menjadi ホテル (hoteru), computer menjadi コンピューター (konpyūtā), dan ticket menjadi チケット (chiketto).

Fenomena ini membuat pengucapan kata serapan Inggris dalam bahasa Jepang terdengar cukup berbeda dari bahasa Inggris aslinya.

Penelitian terhadap 769 kata berbasis bahasa Inggris yang digunakan dalam bentuk katakana menunjukkan betapa jauhnya perbedaan tersebut. Ketika kata-kata itu diucapkan dalam versi katakana kepada tiga penutur asli bahasa Inggris, 120 kata tidak berhasil dikenali oleh satu pun dari mereka.

Ketika Orang Jepang Mendengar Bahasa Inggris Asli

Lalu, apakah orang Jepang juga bisa bingung ketika mendengar kata Inggris dengan pronunciation aslinya?

Bisa saja. Namun, bukan berarti mereka tidak mengetahui kata tersebut. Masalahnya dapat muncul karena kata yang mereka kenal sudah tersimpan dalam bentuk bunyi Jepang.

Penelitian mengenai pembelajaran bahasa Inggris di Jepang juga menemukan adanya negative transfer. Pengetahuan terhadap kata serapan di bahasa Jepang dapat memengaruhi cara pelajar Jepang menggunakan dan mengucapkan bahasa Inggris.

Jadi, seseorang mungkin mengenal sebuah kata ketika mendengarnya dalam pengucapan Jepang, tetapi membutuhkan waktu untuk menghubungkannya dengan pengucapan Inggris yang berbeda.

Kenapa Ini Penting untuk WNI yang Kerja di Jepang?

Bagi orang Indonesia, fenomena ini menarik karena kita cukup terbiasa menggunakan kata serapan seperti “komputer”, “hotel”, atau “tiket” tanpa perubahan sistem bunyi yang sejauh itu.

Ketika bekerja di Jepang, jangan heran jika beberapa kata yang berasal dari bahasa Inggris terdengar berbeda. Bahkan, mengucapkan kata Inggris dengan pronunciation asli belum tentu selalu membuat komunikasi lebih mudah.

Karena itu, belajar bahasa Jepang bukan hanya menghafal arti kata. Kita juga perlu memahami bagaimana sebuah kata asing “berubah” ketika digunakan dalam bahasa Jepang.

Semakin terbiasa mengenali pola tersebut, semakin mudah memahami percakapan sehari-hari dan kata serapan Inggris di bahasa Jepang.

Bagi kamu yang ingin belajar aspek-aspek bahasa Jepang dengan lebih baik, kenapa gak ke Ayaka Jossei Center aja? Kamu akan diberi materi bahasa dengan standar untuk bisa kerja ke Jepang. Kalau punya cita-cita ke Jepang dan bisa bahasa-nya, yuk daftar sekarang!

Kredit Gambar: Liana S/Unsplash

Bagikan Artikel Ini