Kamu yang berencana ke Jepang tahun depan harus siapkan biaya visa Jepang yang lebih banyak! Pemerintah Jepang baru saja mengumumkan kenaikan biaya visa Jepang yang cukup besar sampai lima kali lipat. Kenaikan besar ini merupakan yang tertinggi sejak peningkatan biaya visa pertama pada tahun 1978 atau hampir 50 tahun terakhir.
Sebelumnya, biaya visa sekali masuk ke Jepang hanya 3.000 yen. Namun, dalam aturan baru, tarif tersebut akan naik menjadi 15.000 yen. Sementara visa multiple-entry yang sebelumnya 6.000 yen juga akan naik menjadi 30.000 yen.
Kenaikan ini tentu membuat banyak orang terkejut, terutama mereka yang sedang merencanakan kerja, studi, atau program pertukaran ke Jepang.
Kenapa Biaya Visa Jepang Naik?
Menurut pemerintah Jepang, kenaikan ini dilakukan untuk menyesuaikan inflasi dan perubahan kondisi ekonomi saat ini. Selama hampir lima dekade, tarif visa Jepang praktis tidak berubah. Sementara biaya administrasi, operasional, dan berbagai layanan pemerintah terus meningkat dari tahun ke tahun.
Maka dari itu, pemerintah Jepang merasa tarif lama sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi sekarang. Meski begitu, sebagian pengamat menilai kebijakan ini juga berpotensi menjadi sumber pemasukan tambahan bagi pemerintah Jepang dari warga negara asing yang mengajukan visa.
Pemerintah Jepang sendiri memperkirakan kebijakan ini bisa menambah pemasukan negara hingga sekitar 116,1 miliar yen pada tahun fiskal 2026.
Apakah Visa Jepang Naik Harga Akan Berdampak pada Pekerja Indonesia?
Kabar baiknya, kenaikan ini kemungkinan tidak akan terlalu memengaruhi minat masyarakat Indonesia yang ingin bekerja ke Jepang. Jika dibandingkan dengan persiapan ke Jepang lainnya seperti biaya kerja ke Jepang, biaya visa biasanya hanya menjadi salah satu komponen kecil di antara kebutuhan lain seperti paspor, medical check up, pelatihan bahasa Jepang, hingga persiapan keberangkatan.
Selain itu, bagi peserta program kerja atau magang resmi, manfaat yang didapat selama bekerja di Jepang masih jauh lebih besar dibanding tambahan biaya visa tersebut.
Hal yang perlu diperhatikan justru adalah mempersiapkan kemampuan bahasa Jepang, kondisi fisik, dan dokumen dengan baik agar peluang lolos program semakin besar.
Karena itu, meskipun visa Jepang naik harga, peluang untuk bekerja, belajar, maupun membangun pengalaman di Jepang tetap terbuka. Bagi yang sudah memiliki tujuan jelas ke Negeri Sakura, kenaikan biaya visa Jepang ini kemungkinan hanya menjadi penyesuaian biaya yang perlu diperhitungkan sejak awal proses persiapan.
Kredit Gambar: Isriya Paireepairit/Flickr