Kembali Ke Blog
Tips May 20, 2026 79 Views

Cara Mengambil Uang Tunai di Jepang dengan Biaya Rendah untuk WNI

A
Ayaka Author
Penulis Resmi AJC
Cara Mengambil Uang Tunai di Jepang dengan Biaya Rendah untuk WNI

Mengambil uang tunai saat tinggal di Jepang menjadi kebutuhan penting, terutama karena tidak semua tempat menerima pembayaran non-tunai. Bagi WNI yang tinggal di Jepang, memahami cara tarik tunai di tempat yang tepat bisa membantu menghemat biaya dan menghindari potongan yang tidak perlu.

Dengan sistem perbankan yang berbeda dari Indonesia, memilih metode yang tepat akan sangat berpengaruh pada kemudahan transaksi sehari-hari dan pengelolaan keuangan selama menjalani aktivitas di Jepang.

Cara Mengambil Uang Tunai di Jepang dengan Biaya Lebih Hemat

Agar tidak salah langkah, berikut beberapa rekomendasi cara yang bisa kamu lakukan untuk mengambil uang tunai di Jepang dengan biaya rendah:

  1. Menggunakan ATM Seven Bank (7-Eleven)
    ATM ini paling kompatibel dan mudah ditemukan, dengan kartu internasional seperti Visa dan Mastercard serta tersedia 24 jam di seluruh Jepang.

  2. Menggunakan ATM Japan Post Bank (Kantor Pos Jepang)
    Alternatif terbaik selain 7-Eleven, dengan dukungan kartu internasional dan pilihan bahasa Inggris.

  3. Menggunakan ATM di Lawson Bank dan FamilyMart (E-net ATM)
    ATM ini banyak ditemukan dan bisa digunakan sebagai opsi cadangan saat ATM lain tidak tersedia. Namun, di tempat ini tidak semua ATM bisa digunakan.

  4. Menggunakan kartu debit internasional (Visa/Mastercard)
    Kartu debit dari Indonesia bisa langsung digunakan di ATM Jepang, asalkan sudah aktif untuk transaksi luar negeri.

  5. Membuka rekening bank lokal Jepang seperti MUFG Bank, SMBC dan Mizuho
    Cocok untuk kamu yang tinggal dan bekerja dalam jangka panjang di Jepang.

Biaya penarikan tunai di Jepang umumnya berkisar antara ¥110 hingga ¥275 per transaksi atau sekitar tergantung jenis ATM dan waktu penggunaan, serta ditambah sekitar 1–3% biaya konversi kurs. Untuk limit penarikan, sebagian besar ATM di Jepang menetapkan batas sekitar ¥100.000 hingga ¥200.000 per transaksi, dengan batas harian yang bisa mencapai ¥500.000 atau lebih tergantung pada kebijakan bank dan jenis kartu yang digunakan. Oleh karena itu, menarik uang dalam jumlah lebih besar sekaligus sering menjadi strategi yang lebih hemat untuk mengurangi frekuensi biaya transaksi.

Mengambil uang tunai di Jepang tidak harus mahal jika kamu mengetahui cara dan tempat yang tepat. Dengan memilih ATM yang sesuai, menggunakan kartu yang tepat, serta memahami biaya dan limit, kamu bisa mengelola keuangan dengan lebih efisien selama menjalani aktivitas di Jepang.

Namun, selain kesiapan finansial, kesuksesan hidup dan bekerja di Jepang juga ditentukan oleh kemampuan bahasa, pemahaman budaya kerja, serta persiapan yang matang. Jika kamu ingin mendapatkan pendampingan yang tepat tentang hal tersebut, Ayaka Jossei Center siap membantu kamu meraih peluang karir di Jepang sebagai caregiver yang sekarang sedang membuka peluang besar bagi warga negara asing.

Jangan hanya mempersiapkan biaya hidup, siapkan juga masa depanmu. Bangun karir di Jepang bersama Ayaka Jossei Center dan wujudkan impianmu sekarang juga!

Kredit Gambar : Laura McCurdy/pinterest

 

Bagikan Artikel Ini